Sejarah

Fungsi penelitian dan pengabdian Unsika sudah dilaksanakan sejak tahun 1986 baik yang dilaksanakan secara mandiri maupun kerjasama dengan perguruan tinggi lain di Jawa Barat. Secara kelembagaan LPPM Unsika berdiri pada tanggal 8 Oktober 1988 melalui SK Rektor Untuk meningkatkan fungsinya maka pada tahun 2003 LPPM Unsika membentuk dua pusat yakni pusat penelitian dan pengabdian serta pusat pendidikan dan pelatihan. Sejak tahun 2008 dikembangkan lagi pusat studi gender.

Sampai tahun 1988 pengabdian mahasiswa dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan bekerjasama dengan perguruan tinggi lain yang dikoordinasikan oleh Kopertis IV dan disebar di seluruh Jawa Barat. Sejak tahun 1989 sampai tahun 1998 KKN dikelola oleh LPPM Unsika. Sejak tahun 1999 sampai tahun 2002 KKN dikelola oleh fakultas dengan tema sesuai fakultasnya masing-masing, dan nama KKN diganti dengan Kuliah Nyata Mahasiswa (KNM). Sejak tahun 2003 pelaksanaan KNM kembali dipusatkan di Universitas dan dikelola oleh LPPM melalui pusat pengabdian masyarakat. Untuk menghimpun dan diseminasi hasil PPM Unsika maka pada tahun 2008 LPPM Unsika membuat majalah ilmiah “SOLUSI”

Pada tahun 2011 LPPM Unsika mulai membuat rencana strategis, rencana operasional serta pengembangan pusat informasi PPM yang dilaksanakan oleh tiga pusat kegiatan yakni pusat penelitian, pusat pengabdian, dan pusat studi gender.